7 Hal yang Kita Rindukan dari Kaset Pita

Hai, Smart Ladies!
Ada yang masih ingat dengan kaset pita? Atau malah ada yang belum pernah menggunakannya? Bisa ketahuan, nih, umurnya. Maklumlah, kaset pita sebagai media perekam audio, kepopulerannya sudah berakhir pada pertengahan tahun 90-an. Jadi, yang belum pernah menggunakan kaset pita, pasti lahirnya setelah kaset pita menghilang dari pasaran.

Sekarang teknologi sudah jauh lebih canggih. Mau dengar musik apa pun, tinggal cari di internet, kemudian unduh, lalu siap didengarkan melalui ponsel. Ratusan, bahkan ribuan lagu tersedia dari genre musik apa saja. Beda dengan dulu, perlu perjuangan untuk mendengarkan lagu yang kita mau. Namun, justru perjuangannya itu yang kadang kita rindukan. Apa lagi yang kita rindukan dari kaset? Simak, yuk!

1. Bernyanyi Sambil Baca Lirik di Sampul Kaset

Foto: callmefadh.wordpress.com

Tidak hanya ucapan terima kasih yang tertera pada sampul kaset, liriknya pun juga ada. Kita bisa ikut bernyanyi meski lagunya berbahasa asing. Zaman dulu, belum ada fasilitas internet yang bisa dipakai untuk mencari lirik lagu. Oleh karena itu, sampul kaset ini jadi sesuatu yang berharga dan dijaga dengan baik. Bahkan, supaya tidak mudah sobek karena sering dibawa kemana saja, sampul kasetnya di-laminating sendiri dengan selotip bening. Kreatif, kan?

2. Memutar Roda Kaset Pita dengan Pensil atau Gulungan Kertas

Foto: pura2pintar.blogspot.com

Memilih lagu pada kaset pita bukan hal yang mudah dilakukan. Butuh berulang kali menekan tombol RR atau FW pada tape recorder, untuk mengatur timing agar lagu yang diinginkan tepat dimulai saat tombol play ditekan. Terlalu sering menekan RR dan FW pun bisa menyebabkan pita kaset jadi kusut. Maka dari itu, kita jadi suka memutar pita kasetnya secara manual. Pensil, pulpen atau kertas yang digulung-gulung pun jadi alat pemutarnya. Jadi, tidak ada lagi yang heran kalau ada gulungan kertas di samping tape recorder.

Memperbaiki Pita Kaset yang Kusut

Foto: pixabay.com

Terkadang, saking seringnya diputar, pita kaset akan kusut dan terurai keluar. Cara memperbaikinya adalah dengan mengurai pita yang kusut dan digulung kembali dengan memutar pelan roda kasetnya. Pita yang putus bahkan bisa disambung kembali dengan selotip. Simpel, ya?

4. Merekam Lagu Favorit

Foto: pixabay.com

Lagu yang bagus banyak, sementara isi kantong terbatas untuk membeli setiap kaset yang diinginkan. Maka muncullah, ide kreatif merekam sendiri lagu yang diinginkan di kaset kosong yang tersedia. Caranya gampang, Ladies. Standbye di depan radio, begitu lagu yang kita inginkan diputar, langsung record! Kita jadi punya kompilasi lagu-lagu keren favorit kita. Kadang-kadang dengan backsound suara emak yang memanggil di belakang, hehe.

5. Merekam Suara Sendiri


Foto: tunedly.com

Mau coba rasanya jadi artis? Bisa! rekam saja suara sendiri yang sedang bernyanyi. Diiringi suara petikan gitar, dengan koor suara teman-teman, dan sebagainya. Seru!

6. Mengecek Kaset Terbaru di Toko Musik

Foto: masterlifestyle.com

Kalau uang tabungan sudah cukup, langsung pergi ke toko musik cari kaset terbaru yang kita sukai. Bagaimana kalau uangnya belum cukup? Ya, bolehlah pinjam koleksi kasetnya teman, hehe.

7. Sampul Kaset Tertukar

Foto: uvianhell696.blogspot.com

Saking banyaknya koleksi kaset, kadang sampai tertukar-tukar isinya. Sampulnya Metalicca, isi kasetnya Boomerang, sampulnya White Lion, eh, ternyata kasetnya Nike Ardilla.

Ada yang pernah mengalami hal-hal di atas? Kalau diingat-ingat, lucu ya, Ladies. Zaman dulu memang tidak secanggih sekarang, di mana semua serba cepat dan mudah untuk dilakukan. Namun, rindu juga kan dengan kaset dan semua ketidakpraktisannya?

Related posts

Leave a Comment