7 Cara Cermat dan Hemat dalam Mengelola Uang Belanja

Hai, Smart Ladies!

Perempuan tak bisa lepas dari urusan belanja. Tiap bulan, mengatur uang belanja adalah tantangan tersendiri. Naiknya harga berbagai kebutuhan sehari-hari ditambah laju inflasi membuat kita memutar otak dalam mengatur keuangan. Jika tidak hati-hati, bisa besar pasak daripada tiang. Wah, jangan sampai terjadi ya, Smart ladies! Jadi, kita harus benar-benar jeli dalam menyiasati pengelolaan keuangan.

Berikut 7 cara cermat yang bisa kita lakukan dalam menghemat uang belanja.


1. Manajemen 31 Amplop

Manajemen 31 amplop adalah memisahkan uang belanja dalam pos-pos berupa amplop. Amplop tersebut berjumlah 31 buah, sesuai dengan jumlah hari dalam satu bulan. Tulis tanggal pada setiap amplop. Selanjutnya, masukkan uang untuk kebutuhan makan harian dalam tiap amplop. Misalnya, kita menganggarkan 50 ribu rupiah per hari untuk kebutuhan makan keluarga.

Kemudian masukkan uang untuk kebutuhan lain seperti membayar sekolah anak, membeli beras, gas, dan air, listrik, membayar les anak, belanja kebutuhan bulanan, dan cicilan lainnya pada tanggal berbeda. Misalnya, jika tanggal 5 adalah waktu pembayaran uang sekolah anak, maka masukkan ke dalam amplop bertuliskan tanggal 5. Tiap harinya, kita hanya akan mengambil uang dari amplop sesuai tanggal.

Cara ini sekilas tampak konvensional, tapi jika dilakukan dengan konsisten, hasilnya akan lebih bisa menghemat uang bulanan. Manajemen keuangan kita juga akan semakin tertata.


2. Membuat Daftar Belanja


Tiap bulan, biasanya kita akan melakukan belanja bulanan di toko atau supermarket. Penting untuk membuat daftar belanja selengkap mungkin. Ada baiknya kita cek kebutuhan apa saja yang masih cukup dan tidak harus dibeli. Ini untuk menghindarkan kita dari mengambil barang-barang yang tidak perlu. Daftar belanja juga membantu kita untuk tetap fokus pada kebutuhan yang harus dibeli.


3. Tidak Harus Belanja di Supermarket


Banyak perempuan memiliki kebiasaan belanja bulanan di supermarket. Hal ini tentu tidak salah. Namun, mengapa tidak mencoba belanja di toko grosir? Di toko grosir, harga barang kerap lebih murah daripada di supermarket. Lalu, kita bisa belanja sayur dan bahan makanan segar sehari-hari di pasar tradisional. Wah, pasti kita bisa lumayan menghemat uang belanja bulanan, nih!


4. Beli Produk Private Label


Jika kita memilih untuk belanja di supermarket, ada baiknya mempertimbangkan untuk membeli produk private label. Tiap supermarket menjual aneka barang kebutuhan dengan merek keluaran supermarket tersebut. Seperti gula pasir, minyak goreng, dan lain-lain. Itulah yang disebut barang private label. Harganya lebih murah dan kualitasnya pun tidak kalah dengan barang bermerek terkenal lainnya.


5. Bandingkan Diskon


Berbagai supermarket besar di kota berlomba menawarkan potongan harga menarik untuk bermacam kebutuhan. Kita bisa mengecek penawaran diskon tersebut sebelum berbelanja, tanpa mendatangi lokasinya satu per satu. Caranya, cukup dengan mengunduh katalog promosi dari masing-masing supermarket. Kita bisa mendapatkannya di website supermarket tersebut. Lalu, kita tinggal membandingkan diskon dan memilih yang paling menggiurkan!


6. Hati-hati dengan Kartu Kredit dan Debit


Kadang kita akan tergoda untuk membeli barang di luar kebutuhan dengan menggunakan kartu kredit atau debit. Banyak cara yang dilakukan penjual atau toko agar kita terpancing membeli lebih banyak. Misalnya Buy 2 Get 1 Free, meletakkan makanan atau minuman di dekat kasir, hingga mengubah tata letak rak secara berkala. Jika kita berbelanja memakai uang kontan, tentu akan berpikir ulang agar tidak tergoda oleh berbagai strategi promosi. Jadi, bijaklah menggunakan kartu kredit dan debit ya, Smart Ladies!


7. Simpan Nota Pembelian


Menyimpan nota pembelian memang terkesan agak ribet. Namun hal tersebut bisa membantu kita merencanakan anggaran belanja pada bukan selanjutnya. Dengan menyimpan nota pembelian, kita juga bisa membandingkan harga bulan lalu dan bulan ini. Sehingga kita tahu barang apa saja yang biasanya mendapat potongan harga.

Mengelola keuangan memang cukup tricky. Tapi jika bisa menghemat, itu berarti kita adalah konsumen yang cerdas, Smart Ladies. Selamat mencoba!

Penulis: Ipop S Purintyas

Related posts

Leave a Comment