5 Alasan Kain Batik Seraci Harus Tetap Lestari, Simak Yuk!

Hai, Smart Ladies!

Berbicara perihal batik selalu menimbulkan kegairahan. Pasalnya, batik tidak sekedar selembar kain yang bermotif, selalu ada cerita, filosofi didalamnya. Saratnya makna sebuah karya batik menjadikannya sebuah komoditas unggulan yang menarik wisatawan untuk datang ke daerah penghasil batik. Sudah tak asing lagi, jika Kota Pekalongan, Jogyakarta, atau Solo dikenal sebagai pusat batik nasional, tetapi ternyata Bekasi juga punya batik. Batik Seraci namanya, batik yang berasal dari Desa Taruma Jaya Kabupaten Bekasi. Fakta-fakta yang mendorong Batik Seraci harus dilestarikan antara lain:

1.Inspirasi Seorang Wanita Muda

Batik asal Bekasi kurang dikenal oleh masyarakat Jakarta maupun masyarakat dari daerah lain. Baru mulai tahun 2005 batik Betawi diperkenalkan oleh seorang wanita muda bernama Erna. Batik karyanya adalah campuran batik Sunda dan Betawi. Batik tersebut itu dinamai Batik Seraci sesuai nama keponakannya.

2. Dukungan Pemerintah
Pemerintah sangat mendukung usaha pengembangan Batik Seraci. Pengrajin dapat mengikuti pameran di dalam dan luar negeri dengan gratis. Termasuk pelatihan, study tour di danai Pemerintah.

3.Hambatan Pemasaran Mula-Mula

Hambatan-hambatan dalam pemasaran Batik Seraci disebabkan batik ini kurang dikenal masyarakat. Namun setelah banyak liputan media dan pameran-pameran, orang mulai mengenal batik Seraci, Betawi. Selama ini ada batik Betawi namun diproduksi di luar Jakarta. Dengan digalakkannya industri batik di Jakarta, paling tidak bisa mengangkat perekonomian masyarakat Jakarta. Hambatan lain adalah adanya batik print buatan pabrik yang di jual dengan harga murah. Karena populernya batik untuk busana, banyak peluang pasar batik terbuka lebar.

4.Pertumbuhan Batik Seraci

Batik Seraci tak berhenti di Kampung Kebon Kelapa. Di bawah naungan Keluarga Batik Betawi, batik diproduksi dengan nama Batik Terogong. Pada masa lalu, orang-orang Betawi menjadikan batik sebagai bagian dari busana sehari-hari, kebaya berpadu kain batik dan kerudung. Kini, batik Seraci hadir dalam wujud berbeda, telah digunakan sebagai busana berbagai acara. Kali ini orang-orang Betawi menjadi tuannya dan mereka terus menyerap jiwa lingkungan.

5.Betawi Punya Cerita

Batik Seraci atau Batik Betawi unggul pada warna dan motif, antara lain motif tradisional, seperti Ciliwung, Burung Hong, Pucuk Rebung dan Rasamala. Untuk memperluas pasar terdapat motif Ondel-Ondel, Pengantin Betawi, Demprak (permainan anak), Pitung, dan Monas. Ada pula Kawasan Setu Babakan, Ngangon Kebo, Kembang Kelapa, Kue Selendang Mayang, Tanjidor, Dodol, dan Kerak Telor. Warna yang digunakan adalah warna-warna menyala, mencolok dan terang seperti oranye, kuning, dan merah. Coraknya berwarna cerah dengan corak flora fauna, sejarah dan budaya ciri khas daerah Bekasi. Orang-orang Betawi bercerita tentang ”kampung” mereka lewat batik. Cerita dalam kain-kain batik tersimpan sebagai potongan kenangan masa lalu orang-orang Betawi.

Seraci Batik Tarumajaya atau dikenal juga sebagai Batik Bekasi adalah produk lokal yang bisa dibanggakan dan bisa menjadi ikon bagi kota dan Kabupaten Bekasi serta identitas budaya lokal seperti di daerah-daerah lain. Paling tidak, jika batik sudah menjadi kebutuhan, akan banyak pengrajin berproduksi dan bakal mengangkat perekonomian masyarakat lokal, sehingga bisa merangsang kreatifitas mereka. Batik Bekasi baru dipatenkan tiga tahun terakhir ini, oleh karena itu kita harus gencar ikut mempromosikannya.



[Tinneke Indrawati]

Related posts

Leave a Comment