Tiga Sikap Jika Diganggu Manusia, Nomor 3 Terbaik

Hai, Smart Ladies.

Sebagai manusia yang bermuamalah, seringkali kita berhadapan dengan berbagai karakter manusia. Dengan beragam karakter ini, ada kalanya kita berbenturan dalam hal pemikiran, sikap, atau prinsip suatu permasalahan.

Ada yang menganggap masalah itu sepele dan tidak membesar-besarkan. Namun, tidak sedikit juga orang yang langsung menganggap hal tersebut sebagai permasalahan besar. Oleh karena itu, mereka membuat gangguan dalam berbagai bentuk, seperti menunjukkan rasa tidak suka, mengeluarkan kata-kata kasar, atau melakukan tindakan langsung yang berisiko menyakiti. Ternyata, ada tiga sikap manusia ketika membalas gangguan seperti dikatakan oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rohimahullah:

1. Berlaku Zalim

Saat harus membalas gangguan dari sesama manusia lainnya, sikap zalim melebihi haknya menjadi pilihan. Rasanya ada kepuasan jika bisa membalas gangguan dengan sikap zalim. Dengan bersikap zalim terhadap gangguan, seseorang dapat menunjukkan kemampuannya menghadapi masalah dengan bersikap frontal sekaligus mengedepankan egonya sebagai manusia. Tentu hal ini akan menimbulkan perasaan lain seperti sakit hati, dendam, dan memecah silaturahmi dengan manusia lainnya.

2. Bersikap Biasa

Bersikap biasa dalam membalas gangguan sesama sesuai dengan batasan haknya sebagai manusia menjadi pilihan mereka yang cenderung mencari aman. Sebagai manusia tidak mau ribut, dan menghindari permusuhan. Baginya, bersabar adalah cara menyikapi gangguan yang menimpa. Mereka menerima sebagai ujian, dan membiarkan orang yang mengganggu dengan mendoakan diberi hidayah Allah, sebagai pertanggungjawabannya kelak.

3. Berbuat Ihsan atau Baik

Sikap berbuat ihsan (baik) dengan memberi maaf dan tidak menggunakan haknya untuk membalas menjadi pilihan mereka yang ingin beramal. Tidak mudah untuk tetap berbuat baik bagi seseorang saat menerima gagguan dari orang lain. Melawan egonya sendiri, amarah, serta godaan setan, adalah tantangan tersendiri bagi mereka yang selalu ingin berbuat baik. Namun, dengan kesabaran dan niat baiknya, seringkali sikap ini berbuah manis bahkan mendapat ridha Allah. Tidak sedikit mereka yang mengganggu manusia ini akhirnya diberi kesadaran ataupun hidayah. Akhirnya, mereka pun meminta maaf dan malah menjadi baik dan ingin berbuat kebaikan yang sama.

Smart Ladies, demikian tiga sikap manusia dalam membalas gangguan yang diterimanya. Pilih yang mana? Yuk, terus berbuat baik tanpa mengenal lelah karena setan tidak pernah bosan menggoda manusia untuk berbuat jahat. Selamat beramal kebaikan setiap hari, ya, Ladies!


Post Terkait

Comments