Makanan Tak Lazim, Ini Dia 4 di Antaranya

Pasti masih ingat, ketika kunjungan Presiden Joko Widodo ke sebuah pasar di Tomohon Minahasa. Presiden ditawari makanan yang berupa tikus panggang. Bagi warga di sana itu adalah makanan lezat yang rasanya lebih lezat dari ayam bakar. Ternyata pasar itu, terkenal dengan makanannya yang ekstrim. Tidak hanya tikus tapi juga, olahan daging anjing, kucing, paniki atau kelelawar besar, monyet, dan lain sebagainya. Ternyata makanan ekstrim tidak hanya ada di Tomohon Sulawesi utara, di daerah lain di Indonesia pun banyak kita jumpai.

Ini di antaranya :

1. Botok Tawon

Olahan makanan ini berasal dari sarang lebah atau tawon, cara mengolahnya sama seperti membuat botok pada umumnya. Potong- potong kecil sarang tawon, biasanya masih ada larvanya, seperti ulat berwarna putih, campur dengan bumbu cabe, bawang merah, bawang putih, asam, gula merah, bungkus dengan daun pisang, lalu kukus hingga matang.

2. Sate dan Gulai Buaya

Kuliner ekstrim ini dapat anda jumpai di lokasi wisata Predator Fun Park (PFP) desa Tlekung kota Batu Malang. Di tempat ini disajikan olahan dari daging buaya dalam bentuk olahan sate, dan juga gulai.

3. Aneka Olahan Daging Ular

Mengkonsumsi ular, mulai dari daging, darah, sampai empedunya diyakini punya khasiat yang menyehatkan. Bisa membersihkan paru-paru yang kotor, menyembuhkan jerawat, gatal-gatal, eksim, dan alergi. Juga bisa membuat kulit wajah jadi halus, dan penambah stamina untuk laki-laki. Kuliner ini banyak dijumpai di kota-kota besar seperti Surabaya, Solo, Jakarta.

4. Peyek Laron

Laron adalah serangga kecil bersayap yang biasa muncul ketika musim hujan tiba. Beterbangan mengelilingi lampu. Cara menangkapnya, sediakan ember berisi air di bawah lampu neon, laron yang terbang menyentuh lampu neon akan terjatuh dalam ember, bersihkan dengan membuang sayapnya. Cara membuat rempeyek laron, sama seperti membuat rempeyek pada umumnya. So Smart Ladies, berani mencicipi masakan-masakan tadi?


Post Terkait

Comments