Bulan, Gadis Inspiratif yang Ingin Selalu Berlari walau Tak Berkaki

Smart Ladies, familiar dengan Bulan Kurnia Rudianti? Aksi memanahnya memukau seluruh mata saat pembukaan Asian Para Games 2018, ya. Seorang gadis yang berhasil menginpsirasi banyak orang.

Gadis cilik berusia 11 tahun yang terlihat sangat percaya diri, dengan senyum yang menghias wajah manisnya. Walau dia dilahirkan dalam kondisi spesial, tapi optimisme terpancar jelas dari matanya.

Diduga sang ibu terpapar virus tokso saat usia kehamilan 30 minggu. Keanehan mulai terdeteksi saat pemeriksaan USG. Hal ini menyebabkan Bulan, terlahir tanpa kedua kaki, Ladies.

Viral karena Menulis Surat untuk Presiden

Bulan mulai dikenal karena dia menulis surat untuk pak Jokowi. Seringnya Presiden membagikan sepeda membuat Bulan iri, ingin juga diberi hadiah orang nomor satu Indonesia ini. Namun, bukan sepeda yang diinginkan Bulan, tapi sebuah kursi roda.

Setelah Bulan mengunggah suratnya di sosial media, beberapa bulan kemudian kursi roda itu datang. Hingga kini, kursi roda itu digunakan Bulan untuk beraktivitas. Artis Ruben Onsu pun, menghadiahi Bulan sebuah kursi roda.

Hobi Gambar dan Memanah

Walau memiliki keterbatasan, gadis cilik ini punya banyak keahlian. Bulan suka menggambar, memanah, dan fasih berbahasa Inggris. Bahkan gadis kecil ini pintar berenang, loh.

Bulan belajar memanah secara otodidak. Anak bungsu dari 3 bersaudara ini bercita-cita menjadi atlet panah. Walau banyak yang meragukan kondisi fisiknya, Bulan tidak pernah putus asa.

Hasil goresan pensilnya pun, sangat bagus. Bulan hobi menggambar tokoh My Little Pony kesayangannya. Dia sering loh, memamerkan gambar di IG pribadinya, Smart Ladies.

Bercita-cita Menjadi Dokter

Gadis yang belajar bahasa Inggris melalui Youtube ini, mempunyai cita-cita menjadi dokter. Dia ingin membantu orang sakit yang kurang mampu. Mahalnya biaya kesehatan membuat dia berniat memberi pelayanan gratis.

Walau memiliki tubuh yang tak sempurna, Bulan merupakan juara kelas. Siswa kelas 3 SD ini bahkan pernah diundang menjadi motivator dalam acara peringatan Hari Kartini. Bulan juga mendapat beasiswa dari ketua DPD RI hingga jenjang kuliah.

Dukungan penuh dari kedua orang tuanya, Purwanti dan Rudi Arifin, membuat Bulan tumbuh sempurna di tengah ketidaksempurnaannya. Bagaimanapun kondisinya, pasangan ini tetap menyayangi Bulan. Mereka percaya ada rencana terindah bagi Bulan.

Bulan yakin asal mau berusaha, tak ada yang tidak mungkin. Keterbatasan tidak menjadi penghalang kesuksesan. Semangat dan optimisme yang patut di acungi jempol serta disontek, ya, Smart Ladies.


Post Terkait

Comments