Cinta Lastri dan Satria

“Mas Satria?“ tanya Lastri. Dia tak percaya pada pandangannya. Satria datang menyampaikan bela sungkawa atas kepergian ayah Lastri. Mereka telah dua puluh tahun tidak bertemu, sejak Satria menceraikannya. ***“Mas, kamu sudah makan?“ tanya Lastri pada Satria suaminya. “Belum, kamu?“ tanya Satria. Namun, dia berlalu tanpa menunggu Lastri menjawab pertanyaannya. Sekembalinya ke ruang makan, dilihatnya makanan sudah tersedia di meja. Lastri menunggunya selesai membersihkan diri untuk kemudian makan bersama. Mereka masih merasa canggung satu sama lain. Lastri memang istri yang baik. Walau Satria belum bisa menerimanya sepenuh hati, dia selalu menyiapkan…

Hampas untuk Oma

Perempuan sepuh yang masih terlihat cantik di hadapanku baru saja terbangun. Dia adalah Omaku.  Setelah beberapa saat terjaga, ia hanya menatap langit-langit kamar rumah sakit.  Matanya seperti menerawang jauh. “Oma mau makan apa? Nanti Liz suapin, ya,” tawarku kemudian untuk memecah keheningan. “Percumalah, makanan yang Oma kepengen pasti enggak ada,” jawab Oma ketus dan putus asa. “Coba Oma bilang dulu! Siapa tahu ada, Liza nanti carikan khusus buat Oma,” rayuku dengan lembut seraya tersenyum pada wanita cantik usia 72 tahun itu. “Oma lagi pengen makan sama hampas!” jawab Oma kemudian…

Doa Indah Ummi

Pria muda berjanggut tipis itu menganggukkan kepalanya dengan sopan, memberikan senyum sekenanya lalu mengalihkan pandangan. Aku balas mengangguk dan tersenyum. Biodata pria itu telah kuhafal di luar kepala. Farell Hamka, 27 tahun. Lulusan Madinah yang kini mengajar di pesantren yang sama dengan Abah. Anak tunggal Haji Hamka, sahabat Abah sejak aliyah. Ummi yang sebenarnya bersikeras menyuruhku untuk aku menjalani ta’aruf dengan Kak El, begitu nama panggilan sehari-harinya. Aku sendiri sebenarnya tidak begitu tertarik menjalani proses ini. Di hatiku telah terukir satu nama, sulit sekali rasanya jika harus dihapus paksa, hanya…

Senyum Rasya

Kak Tasya terlihat gelisah. Sejak selesai di-make up ia mondar-mandir terus. Bahkan kursi yang tersedia untuknya belum sekalipun ia duduki. Sirat kecemasan begitu nyata terbaca di wajahnya.  “Tenanglah, Kak. Insyaallah, semuanya baik-baik saja,” kataku berusaha menghiburnya. Meskipun aku sendiri sebenarnya tidak yakin.  Syukurlah, Kak Tasya mau mendengar kata-kataku. Sambil duduk, bibirnya tak berhenti melafazkan zikir.  Sesungguhnya, aku tidak mau menghadiri pertunangan Kak Tasya, kakak semata wayangku yang jelita. Tak sanggup rasanya membayangkan kebahagiaan mereka, tertawa, dan  bergembira bersama tunangannya.  Kak Tasya beruntung mendapatkan Kak Rama, lelaki yang mencintai dan dicintainya.…

Suguhan Vania

Suara berisik wajan yang beradu dengan sudip membangunkan Danuar saat dini hari. Siapa pagi-pagi buta berisik di dapur? batin Danuar. Vania, wanita yang baru dinikahinya seminggu lalu, tidak ada di sampingnya. “Kamu sudah bangun, Sayang,” sapa Vania. “Ini masih malam, untuk apa memasak? Kamu lapar?” tanya Danuar seraya berjalan ke arah Vania. “Stop! Kamu duduk di sana saj,a ya, Sayang. Aku membuat sesuatu yang spesial untukmu,” ujar Vania. Sudip di tangannya hampir saja mengenai hidung Danuar. “Oke, baiklah,” kata Danuar menurut. Danuar melihat sekeliling. Kulit telur berserakan di meja. Semua…

Ini Dia Tiga Tips bagi Introver yang Ingin Memulai Bisnis

Halo, Smart Ladies! Di antara Smart Ladies, mungkin ada yang merasa menjadi seorang introver. Keramaian menjadi suasana yang sangat tidak disukai. Berkomunikasi dengan banyak orang seringkali menghabiskan energi yang cukup besar. Sebaliknya, pembicaraan pribadi atau dalam forum yang kecil menjadi kondisi yang sedikit bersahabat. Kesendirian menjadi hal yang paling menyenangkan. Dalam kondisi ini, pikiran, imajinasi, dan perasaan bisa lebih bebas bekerja. Lalu, bisakah seorang introvert menjalankan bisnis? Dunia bisnis umumnya menuntut seseorang untuk dapat aktif berkomunikasi dengan berbagai kalangan, bahkan, dalam forum yang besar. Jika bisnis semakin besar, komunikasi yang…

Tips Merapikan Pakaian

Segalanya berawal dari penampilan. Penampilan dapat menunjukkan siapa dan bagaimana karakter kita. Smart Ladies pasti setuju jika kerapian merupakan hal yang terpenting dalam berpenampilan. Penampilan yang rapi dapat meningkatkan kepercayaan diri kita, apalagi ketika berada di luar rumah. Walaupun tiap orang memiliki gaya berpakaian yang berbeda, kerapian tetap yang paling utama, ya, Ladies. Dalam berpenampilan pasti membutuhkan pakaian bukan. Pakaian merupakan kebutuhan pokok kita. Untuk itu, kita takkan lepas dari aktivitas mencuci dan menyetrika, ya, Ladies. Bahagia rasanya bila pakaian yang kita kenakan di rumah terlihat rapi, terlebih tanpa harus…